Semua Memang Tak Perlu Lagi Akhirnya

Semua kacau, atau mengacaukan
Sementara semua sudah membuncah
Tak sabar jari hendak mengungkap
Menata berupa-rupa rangkai-rangkai indah
Tentang hatiku
Padamu
Tentang ketidakpercayaan
Akan berupa ini cintaku
Padamu

Semua, sekeliling
Tak satupun menyatukan
Suara detak dadaku
Yang tak sabar ukirkan suara jantung
Di lembar-lembar digital
Yang kelak jadi naskah kuno
Saksi abadi cintaku
Padamu

Semua gaduh
Suara TV yang sama sekali tak berkabar sedap
Suara angin yang tak ada sayup-sayupnya
Suara AC yang bahkan tak mendinginkan
gelora api cinta ku
Padamu.

Semua meluap-luap, bergelora
Berlomba-lomba
Hendak keluarkan rasa senang, bahagia, puas
Karena cintamu
Padaku

Dan

Semua memang tak perlu lagi, akhirnya
Karena cukuplah indah ini buat kita saja
Padaku
Padamu

Show More

Eka Siregar

Halo.. panggil Bang Eka aja ya.. pada dasarnya saya senang jalan-jalan, makan dan mengerjakan atau mencoba hal-hal baru. Nah, di sini saya coba bagi ke teman-teman apa-apa yang telah saya lihat, dengar, dan rasakan sendiri. Silahkan dibaca-baca ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Related Articles

Check Also

Close
Back to top button
Close