Home / ARTICLE / Menyelam dan menyelami

Menyelam dan menyelami

Menyelam dan menyelami adalah dua hal yang sangat saya suka dalam hidup saya. Baik dalam arti dasarnya, maupun dalam beragam arti kiasannya. Bagi saya, ke dua kata itulah yang telah banyak mewarnai puluhan tahun dan ribuan hari-jari saya. Keinginan saya untuk tahu lebih banyak dan merasakan sensasi yang menggetarkan dada dan meningkatkan degup jantung membuat saya sangat mencintai kedua kata tersebut.

Kali ini saya sedang tidak ingin bercerita tentang hobi saya, yaitu berenang dan bermain di kolam renang, sungai, danau, dan lautan. Selalu sulit bagi saya untuk menjelaskan sensasi yang saya dapatkan dari kesenangan saya yang satu itu. Saking luar biasanya, hati, pikiran, dan perasaan saya terlalu asik untuk bermain dengan definisinya sendiri, sehingga tidak kompak dengan jari jemari saat hendak menuangkannya ke dalam sebuah tulisan.

Pada akhirnya saya memerlukan juru damai untuk menyelaraskan antara kenikmatan hakiki yang meminta cukup untuk dirasakan sendiri saja, dengan keinginan untuk menyebarkankan segala keindahan dan kenikmatan tersebut dalam bentuk kata-kata tertulis untuk orang lain.

Tapi sudahlah, toh pada saat ini saya bukan hendak bercerita tentang itu. Saat ini saya benar-benar sedang ingin bercerita tentang hobi lama yang baru mulai saya tekuni kembali dalam 1 tahun belakangan ini. Hobi menulis. Hobi yang puluhan tahun lalu sempat menjadi salah satu sumber mata pencaharian saya.

1 tahun terakhir saya menjebak diri saya dalam satu komunitas yang berhubungan dengan tulis menulis. Posisi saya pun menyebabkan saya harus harus menjadi contoh dalam hal-hal yang berhubungan dengan kepenulisan. Yah minimal bisa sejajar dengan para senior yang sudah ada terlebih dahulu.

Inilah yang membuat saya pada akhir harus menyelami kembali dunia tulis menulis ini.

Beberapa hari lalu saya memberanikan diri.. (sebenarnya nantangin diri sih..) untuk ikut dalam sebuah program yang …. Hmmm setelah saya tahu dan selami memang benar-benar menantang.

Layaknya sebuah penyelaman saya harus siapkan perlengkapan, siapkan kondisi fisik dan psikis serta mempelajari situasi medan yang akan saya selami.

Menarik sekali, dan akhirnya… Here I am.. saya menjadi salah satu pesertanya.

Belum banyak yang bisa saya ceritakan. Hanya benerapa hal yang akan saya ceritakan di pengalaman saya besok.

Yap.. ini akan menjadi tulisan bersambung saya selama 30 hari.

About Eka Siregar

Halo.. panggil Bang Eka aja ya.. pada dasarnya saya senang jalan-jalan, makan dan mengerjakan atau mencoba hal-hal baru. Nah, di sini saya coba bagi ke teman-teman apa-apa yang telah saya lihat, dengar, dan rasakan sendiri. Silahkan dibaca-baca ya..

Check Also

Pemerintah melalui PLN Terangi Negeri, Mungkinkah?

Zaman sekarang ini listrik sudah jadi kebutuhan utama. Secara pribadi, kemana-kemana selalu cari tempat untuk …

Membawa Power Bank dalam Pesawat Enggak Dilarang, Tapi Ada Aturannya

Di jaman yang serba gadget, keberadaan Power Bank sangatlah vital. Fungsinya, tentu saja untuk mengisi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: