Home / ARTICLE / Cara Seru Libur Tahun Baru di Jakarta

Cara Seru Libur Tahun Baru di Jakarta

sumber gambar : http://www.techgenra.com

Tahun Baru

Tahun baru. Kayaknya sudah jadi 2 kata sakral dalam rentang waktu tahunan orang-orang di abad ini. Bahkan untuk semuanya. Bukan hanya untuk yang merasa harus merayakannya, tapi juga untuk mereka yang menentang untuk merayakannya. Karena untuk yang menentangnya pun pada akhirnya mereka mengadakan kegiatan-kegiatan bermanfaat lainnya yang bertujuan untuk mengajak generasi muda menghindari kegiatan yang akan menyebabkan hal-hal yang sifatnya negatif.

Namun apapun itu — bagi saya — tahun baru adalah saat yang menyenangkan. Kenapa? Ya… karena banyak sekali hal-hal yang memang bisa membuat saya senang.

Pertama. Libur panjang. Ya, di akhir tahun 2017 ini, apalagi tanggal 1 Januari 2018-nya jatuh pada hari Senin, jatah libur plus cuti akan jadi sangat panjang.

Kedua. Hiburan. Semua lokasi seolah berlomba menyajikan beragam hiburan terbaiknya. Di manapun itu. Mulai dari pantai sampai gunung. Mulai dari museum, taman, mall bahkan tengah jalanpun mendadak jadi pusat hiburan.

Ketiga. Harga. Ya.. untuk yang cerdas, harga sekarang sudah tidak jadi masalah lagi. Banyak sekali perang harga yang terjadi. Baik itu untuk tiket pesawat, kereta api ataupun hotel. Asal kita pintar memilih waktu membelinya, tahu tempat memesan yang murah dan rajin mencarinya.

Nah.. semua hal-hal di atas, membuat saya merasa wajib untuk bersenang-senang. Bukan karena tahun barunya. Tapi lebih kepada saatnya untuk bersenang-senang.

Saya pilih berlibur di Jakarta

Oke.. untuk liburan tahun baru, sudah lama sekali saya merencakan hal ini. Saya mau liburan selama 4 hari full Jakarta. Saya mau, liburan kali ini menjadi salah satu liburan tahun baru terbaik saya. Liburan yang spektakuler untuk saya yang memang tinggal di Jakarta. Nah loooo… enggak bosan apa, Jakarta lagi, Jakarta lagi.. setelah ratusan hari di Jakarta?

Bagi saya, libur panjang di Jakarta, adalah hal yang baru. Setelah sebelumnya, melakukannya di luar kota. Bahkan ini adalah tahun baru saya yang pertama di Jakarta, setelah sebelum-sebelumnya melakukannya di luar Jakarta dan beberapa kali di negara lain. Pilihan Jakarta jatuh, setelah selama 1 tahun ini saya mengikuti satu komunitas backpacker yang fokus meng-eksplore wilayah-wilayah di Indonesia saja. Selama 1 tahun setiap akhir pekan saya ikut perjalanan bersama mereka. Beberapa di antaranya adalah meng-eksplore kota Jakarta.

Untuk tahun baru di Jakarta, hiburan yang cocok buat saya, adalah StaycationStaycation berasal dari gabungan kata stay (tinggal di tempat) dan vacation (liburan). Dengan kata lain, staycation adalah kegiatan berlibur di daerah yang sama atau tidak jauh dengan tempat tinggal.

Dan saya akan melakukannya dengan tinggal 2 malam di Hotel LowBudget dan 1 malam di hotel dengan fasilitas yang lengkap. Apa saja yang akan saya lakukan, ini dia :

Tanggal 29 Desember 2017

Beberapa minggu sebelumnya saya akan sudah memesan salah satu hotel lowbudget melalui salah satu aplikasi pemesanan hotel yang khusus untuk itu. Reddoorz misalnya. Pakai aplikasi ini, maka akan gampang sekali bagi kita untuk menemukan akomodasi lowbudget ber-merk dengan standar dan pelayanan yang tinggi. Saya selalu memakai aplikasi ini sejak tahun 2016.

Jelajah kuliner Jakarta adalah kegiatan yang akan saya kerjakan di hari pertama. Banyak sekali pusat kuliner khas terkenal yang ada di Jakarta. Untuk hal ini saya akan melakukannya ke 3 tempat.

  1. Sarapan Bubur di Tanjung Duren.

Tukang buburnya cuma pakai gerobak, jualan persis di seberang kantor pemadam kebakaran di Tanjung Duren. Enaknya pake banget. Jenis bubur, bubur Cirebon. Tempat favorit saya, dulu sering makan di sini. Namun karena saya sudah pindah ke tempat yang lebih jauh, jadi nyaris enggak pernah lagi makan di sini. Ke tempat ini harus pagi-pagi banget karena jam 8 pagi saja sudah habis. Jadi sebelum check-in ke hotel saya akan  ke tukang bubur ini dulu.

2. Makan Siang di Bopet Mini, Bendungan Hilir

Restoran Bopet Mini Bendungan Hilir. Sumber Foto : www.zomato.com

Bopet Mini adalah Restoran masakan Padang yang menurut saya paling lengkap di Jakarta. Mulai dari makanan pembuka, makanan utama dan makanan penutupnya. Mulai dari sate, aneka sayur kuahnya, soto dan sop, aneka makanan lauk khasnya (rendang daging, aneka olahan ayam, aneka olahan ayam, aneka gulai) dan aneka bubur dan jajanan pasar Padang yang lengkap banget.

Rencananya, untuk pembuka saya akan pesan soto padang dan 5 tusuk sate padang serta 1 gelas jus markisa. Kalau misalnya datang agak pagi sedikit, saya pasti akan makan lontong sayurnya. Katanya ada sayur pakisnya dan kerupuk merahnya beda banget. Enak pokoknya.

Untuk makanan utama pilihan sepertinya akan jatuh pada rendang daging, sop iga, gulai gazebo, gulai tunjang, dendeng daging dan peyek udang. Hmm… banyak juga ya? Tapi tenang aja, saya akan ajak beberapa teman untuk membantu menghabiskannya. Haha..

Enggak lengkap rasanya kalau ke sini enggak makan bubur kampium. Ini the best-nya, dan jangan lupa srikayanya minta ditambah katanya.

Kemungkinan saya akan menghabiskan waktu makan sekitar 2-jam di sini, sambil ngobrol dengan beberapa teman yang saya undang nanti.

3. Makan malam di daerah Pecenongan

Kawasan Kuliner Pecenongan. Sumber gambar : www.anekawisata.com

Pecenongan adalah surga kuliner malam hari di Jakarta. Didominasi oleh warung-warung tenda, kawasan Jalan Pecenongan yang mulai buka untuk wisata kuliner dari jam 5 sore ini semakin malam akan semakin ramai. Walaupun merupakan warung-warung tenda, makanan di kawasan Pecenongan ini tidak kalah dengan makanan di mall mewah. Jenis makanan yang paling banyak dicari di Jalan Pecenongan adalah seafood, chinese food, dan juga martabak. Nah, rencananya saya akan makan sea food di sini. Sejak mulai terkenal sebagai tempat wisata kuliner di Jakarta pada tahun 1970-an, Jalan Pecenongan banyak dikunjungi oleh wisatawan asing.

Tanggal 30 Desember 2017

Salah satu syarat dari Staycation adalah membawa seminim mungkin barang yang kita punya, dan benar-benar melakukan hal-hal yang berbeda dengan apa yang dilakukan sehari-hari. Termasuk dalam berkendaraan. Selama staycation, saya akan banyak memakai kendaraan umum dan ojek online yang banyak di Jakarta.

Di hari kedua ini rencananya saya akan mengunjungi lokasi-lokasi unik bersejarah yang ada di Jakarta, sekaligus ada wisata kulinernya. Ada 2 rute yang akan saya jelajahi. Paginya rute Menteng dan rute Gambir pada sore harinya.

Rute Menteng

Pagi-pagi sekitar jam 7, saya harus sudah memulai rute Menteng, rencananya saya akan menjelajahi kawasan pemukiman megah pertama yang dibangun sejak era kolonial Belanda. Rute akan berawal di Museum Perumusan Naskah Proklamasi, mengunjungi Gereja Ayam/ GPIB Paulus dan Taman Surapati yang telah ada sejak jaman kolonial. Lalu mampir ke SDN 01 Menteng yang dikenal sebagai Sekolah Obama, lalu melintasi Rumah Dinas Gubernur DKI, Taman Lembang, hingga kawasan Rumah Cendana Suharto yang di era Orde Baru merupakan kawasan steril untuk dilalui oleh masyarakat umum. Saya juga akan berkunjung ke Martha Cake Shop, toko kue mungil yang merupakan langganan kalangan sosialitas dan pejabat. Dan rute akan berakhir di Tugu Kunstkring Palais untuk makan siang.

Tugu Kunstkring Palais Restoran

Tugu Kunstkring Palais Restoran adalah sebuah bangunan peninggalan era kolonial yang kini menjadi sebuah restoran mewah yang terletak di Menteng Jakarta Pusat. Bagian dalam restoran dipenuhi dengan interior bergaya baroque dengan nuansa kerajaan yang mewah, klasik karena pengaruh unsur budaya Eropa dan Jawa. Saya pernah datang ke sini satu kali, dan akan mengunjunginya lagi nanti.

Interior Tugu Kunstkring Palais Restoran

Rute Gambir

Setelah makan siang dan istirahat sejenak di hotel, sekitar jam 4 sore saya akan menjelajahi rute Gambir. Di rute Gambir ini saya akan eksplore kuliner kelas dunia di stasiun Gambir. Selain itu juga wisata agama di kawasan Gambir.

Di Stasiun Gambir saya akan mencoba Kue Taiyaki Jepang yang merupakan cabang dari Kedai Taiyaki di kaki gunung Fujiyama, mencoba Es Teler dalam bentuk Es Lilin, hingga mencoba Ice Cream Mochi khas Jepang.

Kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi tiga rumah ibadah, mulai Gereja Immanuel yang sering dipakai syuting film hingga Gereja Katedral, dan Mesjid Istiqlal yang lokasinya berhadapan.

Gereja Immanuel

Saya juga rencananya akan mampir di Es Krim Ragusa, kedai es krim legendaris yang telah ada sejak jaman Belanda. Dan di akhiri dengan makan malam di Resto Dapur Babah yang memiliki interior klasik oriental.

Salah satu sudut Dapur Babah Restoran. Sumber Gambar : www.graved.com

Pada tanggal ini, akan banyak sekali sesi pemotretan. Hampir semua tempatnya instagramable banget. Arsitektur, desain dan furniturnya sangat menawan. Enggak sabar rasanya.

Tanggal 31 Desember 2017

Ini adalah hari terakhir di hotel lowbudget, saatnya saya harus pindah ke hotel dengan fasilitas yang lebih memanjakan diri. Kenapa? Karena malam tahun baru akan dilewati semalam suntuk. Jadi sebelum dan sesudahnya tubuhpun harus dimanjakan.

Setelah sarapan, siangnya saya akan langsung pindah hotel. Selama siang sampai menjelang malam, waktu saya akan benar-benar saya manfaatkan untuk menikmati fasilitas hotel yang ada. Berenang, spa, refleksi dan baca-baca buku di taman atau kamar hotel.

Kemeriahan monas menjelang tahun baru 2017. Sumber gambar : www.okezone.com

Sekitar jam 5 sore adalah waktu yang saya rencanakan untuk bersiap mengikuti perayaan malam tahun baru. Saya pasti akan pesan 1 meja untuk dinner di hotel tersebut. Namun  untuk malam perayaannya, akan saya habiskan di luar hotel. Target utamanya adalah sepanjangan jalan Thamrin, mulai dari Bundaran Hotel Indonesia sampai dengan Taman Monas. Sudah terbayang di pelupuk mata kemeriahan Malam Tahun Baru saya. Ahaaay…

Tanggal 1 Januari 2018

Hari baru di tahun baru 2018. Meskipun telah melakukan aktifitas malam yang melelahkan. Saya usahakan untuk bangun pagi sekitar jam 5 pagi. Sholat dan selanjutnya membuka catatan resolusi saya di tahun 2018. Mendoakannya dan melakukan Afirmasi diri adalah hal rutin yang saya lakukan atas semua semua target hidup saya.

Afirmasi diri adalah pernyataan positif atau kalimat yang ditujukan untuk diri sendiri yang bisa mempengaruhi pikiran bawah sadar untuk membantu kita mengembangkan persepsi yang lebih positif terhadap diri kita sendiri. Bahkan saya bayangkan saya berada dalam kesuksesan target-target tersebut dan sedang menikmatinya.

Dan selanjutnya, setelah sarapan saya pun kembali akan menikmati semua fasililtas hotel. Memanjakan diri dan pada akhirnya check out dan kembali ke rumah.

Yah.., itulah rencana saya untuk menikmati liburan tahun baru saya di Jakarta. Liburan yang mengasikkan bukan?

Ternyata

Tapi sayang, rencana hanya rencana. Anak saya yang sekolah di Kanada — yang pada awalnya berencana datang liburan di Jakarta — tiba-tiba menelpon saya dan meminta untuk melakukan liburan keluarga di Thailand, Myanmard dan Laos. Akhirnya rencana liburan tahun baru di Jakarta pun di tunda untuk tahun depan saja. Menyambut tahun baru 2019.

Dan rencana ini pun saya tuliskan dan saya bagi ke teman-teman semua. Mungkin akan bermanfaat untuk kita semua. Saya percaya, tidak ada sesuatu yang percuma. Bahkan kadang, penundaan merupakan salah satu untuk membuatnya lebih matang.

Untuk teman-teman yang akan menginap di Jakarta, saya rekomendasikan untuk bermalam di Reddoorz @Mas Mansyur. Cocok untuk bermalam dalam rangka kegiatan apa saja. Selain dekat sekali dengan beragam gedung utama pusat komersil dan perkantoran, juga dekat dengan pusat wisata,  belanja dan hiburan utama.

Selamat bertahun baru. Bismillah.

 

 

 

About Eka Siregar

Halo.. panggil Bang Eka aja ya.. pada dasarnya saya senang jalan-jalan, makan dan mengerjakan atau mencoba hal-hal baru. Nah, di sini saya coba bagi ke teman-teman apa-apa yang telah saya lihat, dengar, dan rasakan sendiri. Silahkan dibaca-baca ya..

Check Also

Pemerintah melalui PLN Terangi Negeri, Mungkinkah?

Zaman sekarang ini listrik sudah jadi kebutuhan utama. Secara pribadi, kemana-kemana selalu cari tempat untuk …

Menyelam dan menyelami

Menyelam dan menyelami adalah dua hal yang sangat saya suka dalam hidup saya. Baik dalam …

14 comments

  1. Perencanaannya detail banget Bang Eka, walaupun baru rencana hahaha. Tapi emg harus gitu ya, biar bisa nikmatin liburan.

  2. Betul kata Neng Eka : DETAIL. Sampai pas baca tuh berguman, “Ya ampun ini kayak udah terjadi…” daannn jadi pengen komen gini, “mmm… Anu… Babang, Mae boleh ikut ga jalan-jalan di Jakarta-nya?”

  3. Urusan makan babang ahlinya, aku malah jadi penasaran sama warung padangnya, es markisa.. hmmm.

  4. Detail banget, Bang. Endingnya nggak nyangka, ternyata masih dalam bentuk rencana. Tapi kayaknya liburan ke LN lebih seru, karena bareng keluarga.

  5. Assalamualaikum bang, terimakasih telah berbagi rencana liburan yang asik pisan. Tertunda or terlaksana adalah hal menarik berikutnya…

    Btw, komentar saya beberapa hari yang lalu ndak masuk ya?

  6. Di Jakarta aja udah cukup banyak ya destinasinya.. udah detail padahal 😂 moga kesampaian tahun berikutnya

  7. Wahh telat nih bacanya. Tp bisa dicoba buat tahun baru 2019 nih

  8. Seru ya liburan tahun barunya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: